(Foto ketum komisariat tanete raya)
Pukul 20.00 jumat 13 april 2018Hmi cabang barru komisariat tanete raya gelar LK 1 angkatan Pertama disekretariat hmi komisariat tanete raya.
Kegiatan ini guna meluruskan kiblat intelektual mahasiswa, dalam sambutannya ketua komisariat tanete raya menyampaikan bahwa komisariat ini merupakan komisariat persiapan menaungi beberapa kampus yakni stkip muhammadiyah barru Stai algazali pekkae Stia algazali butung serta kampus politani,
Lanjut edi wijaya sebagai ketua komisatiat pertama di tanete raya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua komisariat stia Algazali barru reski nanang, demisioner ketua komisariat stia algazali barru andi fiqih.
Sambutan Ketua hmi cabang barru membuka kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini semoga bisa lebih massif dalam hmi karena hmi adalah organisasi perjuangan dan perkaderan, jangan berhenti berbuat yakin usaha sampai. Ridho Allah selalu bersama orang berjuang.
https://static1.freebitco.in/banners/728x90-3.png
Jumat, 13 April 2018
Selasa, 10 April 2018
HMI MPO Cabang Barru Kembali Terbentuk
HMI MPO Cabang Barru Kembali Terbentuk
Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya HMI MPO kembal aktif di Kabupaten Barru. Ditandai dengan terselenggaranya Konferensi Cabang yang bertempat di Musholla SMA I Soppeng Riaja, Jumat (21/8/2015).
HMI MPO pernah jaya di Barru, tapi kemudian mengalami kevakuman total sejak kurang lebih sepuluh tahun yang lalu. Sangat besar harapan para kader agar konferensi ini menjadi titik awal kebangkitan kembali HMI MPO Cabang Barru, begitupun harapan para alumninya.
“Konferensi ini menandakan hidupnya kembali HMI MPO di Barru. Ke depan tanggung jawab Cabang bukan hanya kewajiban Pengurus Cabang namun tanggung jawab semua Kader Cabang Barru” kata salah seorang kader, Suryadi.
Dengan musyawarah mufakat, Konferensi tersebut menghasilkan formatur ketua cabang, Syansuryadi. Dalam sambutannya seusai terpilih, Syansuryadi menyampaikan harapannya, agar semua kader dapat berkerjasama membangun kembali HMI MPO Barru.
Perhelatan ini juga dihadiri Ketua Badko Sulambanusa, Zaenal Abidin Riam, yang dalam sambutannya dalam pembukaan mengimbau seluruh peserta agar bersemangat.
“Ingat HMI MPO bukan organisasi baru di Barru, organisasi ini pernah besar di masa lalu, saatnya kita membesarkannya kembali, jangan pernah merasa kecil walaupun HMI MPO Cabang Barru baru muncul kembali”, demikian paparnya.
Aliansi peduli rohingya se kabupaten barru
Akbar HS/tribunbarru.com
Ratusan massa dari Aliansi Ormas dan Komunitas se-Kabupaten Barru menggelar aksi damai di area Tugu Payung, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Jumat (8/9/2017) pukul 14.00 Wita.
TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Ratusan massa dari Aliansi Ormas dan Komunitas se-Kabupaten Barrumenggelar aksi damai di area Tugu Payung, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Jumat (8/9/2017) pukul 14.00 Wita.
Aksi peduli warga Rohingya itu dimulai dengan long march dari Islamic Centre menuju Tugu Payung.
Tampak semua peserta aksi damai menggunakan atribut PDH masing-masing.
Mereka juga membawa puluhan kotak sumbangan dan poster bertuliskan peduli rohingnya.
"Hari ini kita turun ke jalan bukan untuk membawa tuntutan, tapi yang kita lakukan adalah aksi penggalangan dana sebagai bentuk kepedeulian terhadap saudara-saudara semuslim kita di Rohingya, Myanmar," kata Nursyahid.
Umat Muslim di Rohingya saat ini Samsuryadi selaku KORLAP perwakilan dari HMI Barru , mengatakan rohingya sangat membutuhkan uluran tangan dari saudara semuslim di Indonesia, termasuk dari Ormas dan Komunitas-komunitas yang ada.
"Aksi damai di bawah panas teriknya matahari masih sangat sejuk dibanding apa yang dirasakan oleh saudara semuslim kita di Rohingya, oleh karena itu massa Ormas maupun Komunitas turun ke Jalan dengan bermodalkan keikhlasan dan panggilan hati nurani untuk warga Rohingya," ujarnya.
Nursyahid berharap, aksi damai penggalangan dana tersebut dapat bernilai ibadah di sisi Allah serta memperkuat tali persaudaraan antar saudara umat Muslim.
"Aksi damai kita adalah panggilan rohani atas keresahan melihat penindasan di Rohingya, semoga para saudara semuslim kita diberikan kekuatan dan bisa terbebas dari permasalahan yang dialami saat ini," tutur Nursyahid.
Pantauan tribunbarru.com, sejumlah anggota Polres Barru terlihat hadir di lokasi aksi damai tersebut.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan ditutup dengan do'a bersama.
AKSI PENOLAKAN UU MD3 HMI CABANG BARRU
![]() |
Aksi ini dikawall ketat oleh aparat Kepolisian, Demo ini dipimpin oleh Muhammad Reski Koordinator lapangan dan Samsuryadi jenderal lapangan.
Aliansi gerakan Pemuda HMI-MPO dan rumah aspirasi menyatakan sikap yaitu revisi UU MD3, meminta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk uji materi tentang UU MD3, meminta kepada anggota DPRD Barru untuk bersama-sama UU MD3, dan meminta kepada DPRD kabupaten Barru memaksimalkan pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan.
Mereka membawa spanduk serta poster bertuliskan tolak UUD MD 3.
Setelah melakukan sejumlah rangkaian demonstrasi di tugu payung tersebut, demonstran kemudian melanjutkan ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barru. Alih-alih menemui Anggota DPRD Barru, namun diwaktu yang bersamaan secara serentak anggota DPRD Barru sedang tidak berkantor padahal hari merupakan hari senin.
Dengan terpaksa, demonstran diterima oleh Sekretaris Dewan DPRD barru, Zakaria Rahimi, karena menurut alasan kalau anggota DPRD Barru saat ini sedang melakukan perjalanan dinas.
“kami ingin memastikan bagaimana sikap DPRD Barru dalam melakukan penanganan ini dan kami menegaskan agar pihak DPRD bisa ikut mendukung apa yang kami lakukan saat ini karena ini jelas demi masyarakat kecil,”kata Syamsuriadi, Korlap Aksi.
Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Barru, Zakaria Rahimi, menegaskan, kalau persoalan yang diaspirasikan tersebut tidak lain bagaiamana kepentingan masyarakat dan secara pribadi dirinya mendukung aksi tersebut, “Kami sangat mendukung aksi yang dilakukan adik-adik HMI ini dan kami sebagai penanggung jawab DPRD Barru akan mengirimkan aspirasinya ke pusat untuk ditindak lanjuti, intinya kami hanya sebatas komunikasi saja dengan DPR RI,”katanya.

Diapun meminta maaf kepada demonstran karena pada hari ini sejumlah Anggota DPRD sedang tidak dilokasi sehingga dirinya yang berperan untuk menjadi perwakilan. “Tapi aspirasi ini akan segera saya sampaikan kepada ketua DPRD untuk ditindak lanjuti,”pungkasnya.
Diapun mengaku, kalau sekarang ini anggota DPRD Barru memang sedang melakukan perjalanan Dinas, dan sehingga mereka hari ini tidak bisa berkantor, selain itu juga ada beberapa melakukan reses, “jadi ada yang sedang ke jakarta, ke Makassar, dan ada juga yang ke sejumlah titik dalam melakukan reses makanya mereka tidak berkantor,” jelas Zakaria.
HMI CABANG BARRU AKSI PENOLAKAN UU MD3
ktivis Majelis Penyelamat Organisasi ( MPO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barru menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Payung, di jalan poros Barru-Pare-pare , Senin( 12/3). Puluhan demonstran membawa spanduk serta poster bertuliskan tolak UUD MD 3. Pihak kepolisian dari Polres Barru memberikan pengawalan ketat terhadap pendemo.
Para anggota HMI MPO ini secara bergantian berorasi dan membacakan pernyataan sikap tentang keharusan melakukan revisi terhadap UU MD3.” Kami meminta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan uji materi dari UU MD3,” teriak para demonstran.
Sehubungan dengan hal ini. Korlap demo HMI MPO, Muhammad Reski dengan menggunakan mikropon menyatakan, “Kami harap anggota DPRD Barru untuk bersama-sama mendukung adanya revisi terhadap UU MD3. Selain itu DPRD kabupaten Barru, juga harus memaksimalkan pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan,” kata Reski
Setelah melakukan aksi di Bundaran Tugu Payung kota Barru. Para demonstran kembali melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Barru.
DEMISIONER KETUA HMI CABANG BARRU TERPILIH SEBAGAI FORMATUR DI MUSDA HMI SULSELBAR
Penutupan Musyawarah Daerah Majelis Penyelamat Organisasi (Musda) Badko HMI MPO Sul-Selbar yang berlangsung pada jumat, 30 Maret 2018 di Hotel Arhan Polewali Mandar berjalan lancar.
kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Demisioner Pengurus Badko Sul-Selbar, dan perwakilan dari cabang lain, diantaranya Cabang Palopo, Majenne, Barru, Pangkep dan Polman.
Acara penutupan dilaksanakan pada pukul 14:30 Wita, di Aula Hotel Arhan Polewali Mandar.
Dalam sambutanya Fahrul Rizal Ketua Badko Demisioner mengatakan bahwa, “Musda merupakan ruang untuk mendesain ide dan gagasan brilian demi HMI lebih baik lagi ke depan dan siapapun pengurus selanjutnya, diharapkan mampu meneruskan program terdahulu dan lebih fokus pada pembinaan cabang-cabang baru” ujarnya.
sedangkan Ketua HMI Cabang Polman juga mengutarakan “Harapan saya selaku tuan rumah kepada ketua Formatur Badko terpilih agar membentuk tim pengader dibawah naungan Bidang Kaderisasi dan sedapat mungkin terdapat perwakilan di setiap cabang sebagai pengurus Badko demi kelancaran komunikasi struktural kepengurusan antara Badko dan Cabang”.ungkapnya
Hal senada juga diutarakan oleh salah satu formatur ketua Badko terpilih Nasrun Sibela “Pentingnya mempelajari dan mengkaji hasil draft-draft yang sifatnya starategis dan merapatkan barisan untuk tetap solid dan fokus pada kegiatan-kegiatan internal dalam hal melahirkan kader-kader yang berkompeten ke depan yang dapat keep survive dari tantangan-tantangan zaman yang bersifat futuristik, mendorong perkaderan HMI dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mempolarisasi organisasi, ummat dan bangsa” Pungkasnya.
formatur terpilih dalam Kegiatan Musda tersebut adalah Nasrun Sibela berasal dari ( Cabang Makassar), Syamsuriadi dari (Cabang Barru), dan Mega Mulawarni dari (Cabang Palopo).(Team)
HMI Barru Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah,
Sebanyak 122 mahasiswa dari berbagai kampus mengikuti workshop penulisan karya ilmiah di Aula Kampus STIA Al-Gazali Barru Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sabtu (7/10/2017).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh HMI MPO cabang Barru bekerja sama UKM Saromase dan Gappembar Komisariat Barru.
Hadir sebagai pembicara yakni, penulis buku ilmiah, penulis skripsi-tesis versi cepat, Mr Dedy dari Bravo Multi Research.
Materi yang dibawakan keduanya adalah teknik cepat mengerjakan skripsi dan tesis.
Ketua HMI MPO Barru Syamsuriadi mengatakan, workshop tersebut adalah upaya membendung atau menangkal plagiarisme melalui penguasaan teknis pembuatan karya ilmiah.
"Tujuan dasar dilakasanakannya kegiatan ini karena melihat maraknya mahasiswa yang melakukan plagiat dalam pembuatan tugas penyelesaian tugas akhir," kata Syamsuriadi dalam rilis yang diterima tribunbarru.com.
Syamsuriadi menambahkan, dengan adanya kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mandiri dalam menyelesaikan tugas akhirnya.
"Dengan hadirnya kegiatan seperti ini, semoga peserta bisa menyelesaikan tugasnya sendiri tanpa melibatkan pihak ke-tiga," tutur Syamsuriadi.(*)
Langganan:
Postingan (Atom)


